IDXChannel – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mencopot Kombes Pol Rishian Krisna Budhiaswanto dari jabatannya sebagai Kapolresta Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Krisna dicopot akibat dugaan penggelapan dana Operasi Mantap Brata 2023 terkait pengamanan Pemilu 2024. Pencopotan itu dilakukan berdasarkan telegram rahasia (TR) Kapolri Nomor 2865/XII/KEP/2022.
Krisna dimutasi sebagai Pamen Yanma Polri, dan jabatan Kapolresta Kupang diisi oleh AKBP Aldinan Manurung yang sebelumnya menjabat Wakapolresta Kupang.
Terlepas dari kasus tersebut, menarik untuk melihat isi garasi Kombes Pol Rishian Krisna Budhiaswanto. Seluruh harta kekayaan yang dimilikinya telah disampaikan melalui Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).
Dilansir data LHKPN, Kombes Pol Krisna memiliki total kekayaan sebesar Rp217 juta, yang dilaporkannya pada 2 Februari 2023 untuk tahun periodik 2022. Harta terbesar perwira menengah itu terdapat pada isi garasinya.
Tercatat, Kombes Pol Krisna hanya melaporkan dua kendaraan yang terparkir di garasinya, yakni satu mobil MPV dan motor bebek. Seluruh kendaraan tersebut didapatkan atas hasil sendiri alias dibeli dengan pendapatannya.
Satu mobil yang terparkir adalah Suzuki Ertiga keluaran tahun 2013, yang nilainya mencapai Rp89 juta. Sedangkan untuk kendaraan roda dua, terdapat motor Honda 1LB lansiran 2017 yang memiliki nilai Rp12 juta.
Tidak ada daftar kendaraan bermotor lagi yang dimiliki oleh Krisna. Dia hanya melaporkan harta bergerak lainnya RP 5 juta, kas dan setara kas Rp 24 juta.
Dia juga memiliki bangunan di Serang, Banten, dengan taksiran nilai Rp87 juta. Sehingga total kekayaan yang dimiliki Krisna mencapai Rp217 juta.
Hingga saat ini, kasus dugaan penilapan dana pengamanan pemilu yang dituduhkan kepada Kombes Pol Krisna masih dalam tahap pemeriksaan. Kepolisian masih mendalami dugaan penyalahgunaan seperti yang dituduhkan.
(NIY)