“Akan dilakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk langkah-langkah pencegahan,” ujarnya.
Kepolisian Phnom Penh juga akan melakukan hal-hal khusus agar kedatangan warga negara asing ke Phnom Penh, setelah keluar dari pusat-pusat penipuan daring di berbagai daerah, tidak mengganggu ketertiban umum di ibu kota.
Pasca pertemuan tersebut, Dubes RI Santo telah bertemu dengan 19 WNI yang tengah ditampung oleh Kepolisian Phnom Penh. WNI yang memiliki paspor telah membeli tiket untuk segera pulang ke Indonesia.
Sedangkan yang lainnya akan difasilitasi pembuatan dokumen perjalanan sementara agar bisa menyusul rekan-rekannya.
Santo juga meminta WNI untuk tetap bersabar mengikuti seluruh proses yang sedang berjalan, serta bagi WNI yang memiliki paspor atau telah difasilitasi pembuatan SPLP, agar segera mempersiapkan kepulangannya ke Indonesia secara mandiri.