sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Kemenhut Intensifkan Pemanfaatan Kayu Hanyutan Pascabencana Sumatera

News editor Kunthi Fahmar Sandy
10/01/2026 10:42 WIB
Kemenhut mengintensifkan pemanfaatan kayu hanyutan pascabencana hidrometeorologi di Aceh Utara dan Sumatera Utara guna mendukung pemulihan lingkungan.
Kemenhut Intensifkan Pemanfaatan Kayu Hanyutan Pascabencana Sumatera (FOTO:Dok Kemenhut)
Kemenhut Intensifkan Pemanfaatan Kayu Hanyutan Pascabencana Sumatera (FOTO:Dok Kemenhut)

IDXChannel - Kementerian Kehutanan terus mengintensifkan pemanfaatan kayu hanyutan pascabencana hidrometeorologi di Aceh Utara dan Sumatera Utara guna mendukung pemulihan lingkungan dan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak.

Di Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, 87 personel Kemenhut dikerahkan dengan dukungan 38 unit alat berat, terdiri atas 30 unit milik Kemenhut (14 ekskavator capit, 11 ekskavator bucket, dan 5 dozer), 7 unit TNI (1 buldoser, 1 ekskavator bucket, dan 5 ekskavator capit), serta 1 ekskavator dan 1 dump truck PUPR. Kegiatan difokuskan pada pemilahan kayu di halaman rumah warga agar dapat dimanfaatkan.

Kepala Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BBTNGL) Subhan mengatakan, hingga 8 Januari 2026 tim BPHL bersama Dinas LHK Aceh telah mengukur 769 batang kayu hanyutan dengan total volume 1.260,49 meter kubik yang layak dimanfaatkan.

“Kayu hanyutan ini kami arahkan langsung untuk mendukung pembangunan hunian sementara dan kebutuhan pemulihan masyarakat,” ujar Subhan Sabtu (10/1/2025).

Adapun pemanfaatan kayu di Aceh Utara telah digunakan oleh lembaga Rumah Zakat untuk pembangunan 9 unit huntara, dengan rincian 8 unit masih dalam proses pembangunan dan 1 unit telah selesai. Selain itu, 54 personel Kemenhut dan Saka Wanabakti juga melakukan pembersihan fasilitas pendidikan, termasuk SDN 14 Langkahan sebanyak 5 ruangan.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement