sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Kemenhut Intensifkan Pemanfaatan Kayu Hanyutan Pascabencana Sumatera

News editor Kunthi Fahmar Sandy
10/01/2026 10:42 WIB
Kemenhut mengintensifkan pemanfaatan kayu hanyutan pascabencana hidrometeorologi di Aceh Utara dan Sumatera Utara guna mendukung pemulihan lingkungan.
Kemenhut Intensifkan Pemanfaatan Kayu Hanyutan Pascabencana Sumatera (FOTO:Dok Kemenhut)
Kemenhut Intensifkan Pemanfaatan Kayu Hanyutan Pascabencana Sumatera (FOTO:Dok Kemenhut)

Sementara itu di Sumatera Utara, Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara Novita Kusuma Wardani menjelaskan penanganan kayu hanyutan di Desa Garoga, Huta Godang, dan Aek Ngadol dilakukan secara bertahap dan terukur.

“Pemilahan kayu hanyutan hampir rampung dan diarahkan sepenuhnya untuk bahan pembangunan hunian sementara,” kata Novita.

Pada 8 Januari 2026, pemilahan kayu di wilayah Garoga telah mencapai 100 persen di Garoga I, Garoga II, dan Garoga III, serta 80 persen pada jalur Desa Garoga-Huta Godang-Aek Ngadol. Hasil pengolahan kayu hari itu mencapai 228 keping dengan volume 3,1560 meter kubik, sehingga total akumulasi menjadi 793 keping dengan volume 12,0035 meter kubik, yang diperuntukkan bagi pembangunan huntara di Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru.

Selain pemanfaatan kayu, kegiatan juga mencakup penataan lingkungan dan land clearing untuk rencana huntara dan hunian tetap di areal PTPN IV Desa Aek Pining seluas rencana 15 hektare, dengan realisasi pembukaan lahan hingga saat ini sekitar 1.028 hektare.

(kunthi fahmar sandy)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement