sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Kemenhut Siapkan Puluhan Ribu Hektare Lahan untuk Kawasan Perlindungan Orangutan

News editor Felldy Utama
14/07/2026 10:42 WIB
Menhut mengatakan kementerian segera menerbitkan surat dukungan terhadap upaya konservasi orangutan yang diinisiasi bersama berbagai pihak.
Kemenhut Siapkan Puluhan Ribu Hektare Lahan untuk Kawasan Perlindungan Orangutan. (Foto:
Kemenhut Siapkan Puluhan Ribu Hektare Lahan untuk Kawasan Perlindungan Orangutan. (Foto:

IDXChannel—Pemerintah telah menyiapkan kawasan preservasi untuk orangutan di Kalimantan Timur (Kaltim). Kawasan seluas 87.000 hektare ini sebagai upaya memperkuat perlindungan habibat satwa endemik di Tanah Air.

“Jadi ini sudah berproses dan saya juga sampaikan bahwa ini sudah berproses panjang. Kalau tidak salah, daerah preservasi yang multi-stakeholder ini 87.000 hektare,” kata Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Senin (13/7/2026).

Menhut mengatakan kementerian segera menerbitkan surat dukungan terhadap upaya konservasi orangutan yang diinisiasi bersama berbagai pihak, sekaligus menyiapkan Surat Keputusan (SK) Pembentukan Kelompok Kerja Konservasi Orangutan Terpadu Lanskap Keraitan. 

Menurutnya, seluruh proses telah berjalan cukup panjang dan kini tinggal menuntaskan tahapan administrasi.

“Jadi sekarang sudah pada tahap akhir, nanti saya akan mengeluarkan surat dukungan upaya konservasi orangutan dan perlindungan habitat oleh Conservation Action Network (CAN). Lalu SK-nya nanti dari Pak Dirjen, SK Pembentukan Kelompok Kerja Konservasi Orangutan Terpadu Lanskap Keraitan. Insyaallah dalam satu dua hari ini selesai,” ujarnya.

Menurut dia, pembentukan kawasan preservasi menjadi langkah penting untuk memperkuat perlindungan habitat orangutan melalui kolaborasi pemerintah, organisasi konservasi, serta para pemegang izin usaha di kawasan tersebut. 

Kawasan preservasi tersebut akan menjadi koridor satwa yang menghubungkan habitat orangutan di bentang alam Lanskap Keraitan.

“Supaya apa yang selama ini kita lihat, ada orangutan yang keleleran di daerah-daerah tambang, sekarang juga anak bayi orangutan, nanti bisa kita selamatkan lebih banyak lagi bayi orangutan dengan membentuk daerah preservasi seperti yang diajukan teman-teman,” tuturnya.

Menhut diketahui melakukan video call langsung ke Conservation Action Network (CAN) yang bertugas di lapangan untuk menanyakan perkembangan. 

Pada kesempatan tersebut, CAN menjelaskan bahwa seluruh perusahaan yang berada di kawasan itu disebut telah menyatakan komitmen dan menandatangani kesepakatan untuk mendukung pembentukan kawasan preservasi.

Sehingga diharapkan mampu menjaga habitat sekaligus mempercepat penyelamatan orangutan yang terdampak kehilangan ruang hidup.


(Nadya Kurnia)

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement