Fasilitas yang dibangun meliputi gedung sekolah jenjang SD, SMP, dan SMA, asrama siswa putra dan putri, asrama guru, gedung serbaguna, masjid dan gedung ibadah, lapangan olahraga, lapangan upacara, kantin, ruang terbuka hijau, serta sistem pengolahan air limbah (IPAL).
Kontrak pekerjaan telah ditandatangani pada 28 November 2025 dan ditargetkan tuntas pada akhir Juni 2026, sehingga diharapkan kegiatan belajar mengajar dapat dimulai pada tahun ajaran 2026-2027.
Secara nasional, Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II dilaksanakan di 104 lokasi yang tersebar di 32 provinsi dan 102 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Program ini ditargetkan dapat menampung sekitar 112.320 siswa dengan total 3.744 rombongan belajar (rombel), terdiri dari 1.872 rombel SD, 936 rombel SMP, dan 936 rombel SMA.
(Rahmat Fiansyah)