sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Kementerian PU Kerahkan 2.000 Liter Air untuk Penanganan Karhutla di Muaro Jambi

News editor Iqbal Dwi Purnama
25/08/2026 16:20 WIB
Lokasi kebakaran merupakan lahan dengan karakteristik tanah gambut yang memiliki risiko kembali terbakar apabila tidak dilakukan pendinginan.
Kementerian PU Kerahkan 2.000 Liter Air untuk Penanganan Karhutla di Muaro Jambi. (Foto: KemenPU)
Kementerian PU Kerahkan 2.000 Liter Air untuk Penanganan Karhutla di Muaro Jambi. (Foto: KemenPU)

IDXChannelKementerian Pekerjaan Umum (PU) mengerahkan pasokan air berkapasitas total 2.000 liter untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Pematang Gajah, Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi, Jambi.

Kebakaran yang terjadi pada Senin (24/8/2026) sekitar pukul 09.00 WIB itu menghanguskan area yang diperkirakan mencapai 20 hektare. Lokasi kebakaran merupakan lahan dengan karakteristik tanah gambut yang memiliki risiko kembali terbakar apabila tidak dilakukan pendinginan secara menyeluruh.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, api telah berhasil dipadamkan. Namun, petugas masih melakukan proses pendinginan atau cooling down untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa sekaligus mencegah kebakaran kembali terjadi.

Untuk mendukung penanganan, BWS Sumatera VI Jambi mengerahkan dua unit tandon air portabel dengan total kapasitas 2.000 liter. Air untuk kegiatan pemadaman dan pendinginan dipasok melalui pengisian ulang dari sumber air terdekat.

Selain itu, operasi pemadaman diperkuat satu unit mobil tangki milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) berkapasitas 5.000 liter serta satu unit mobil tangki Manggala Agni Kementerian Lingkungan Hidup berkapasitas 4.000 liter.

Tim BWS Sumatera VI Jambi juga bekerja bersama BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, serta unsur Satgas Karhutla lainnya dalam menangani kebakaran tersebut.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan kementeriannya terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kekeringan dan karhutla selama musim kemarau 2026.

"Kementerian PU tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memastikan infrastruktur tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung penanggulangan bencana, menjaga ketersediaan air, melindungi lingkungan, serta menjamin keselamatan masyarakat," kata Dody dalam keterangan resmi, Selasa (25/8/2026). 

Kementerian PU melalui BWS Sumatera VI Jambi akan melanjutkan koordinasi dengan pemerintah daerah dan seluruh unsur Satgas Karhutla hingga lokasi kebakaran dinyatakan aman.

Selain di Muaro Jambi, Kementerian PU juga memberikan dukungan pasokan air untuk penanganan karhutla di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, melalui BWS Kalimantan V.

Di Berau, BWS Kalimantan V mengerahkan dua unit water supply untuk mendukung penanganan karhutla di wilayah Kecamatan Sambaliung pada Senin (24/8/2026).


(Nadya Kurnia)

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement