Selain itu, pembangunan sumur bor dalam di wilayah itu terus dikebut. Tercatat pengeboran terdalam berada di Puskesmas Bendahara yang mencapai 85 meter, disusul Puskesmas Rantau sedalam 65 meter, Puskesmas Karang Baru sedalam 47 meter, Puskesmas Kuala Simpang sedalam 45 meter, serta Desa Alur Manis di Kecamatan Rantau yang mencapai 35 meter.
Masih di Aceh Tamiang, sumur bor dalam di Desa Kota Lintang (Kecamatan Kota Kuala Simpang) dan Kantor Datok Kampung Suka Makmur (Kecamatan Kejuruan Muda) telah selesai dan siap dimanfaatkan.
Sementara itu, pekerjaan di lokasi lain seperti Kantor Datok Alur Bemban baru dimulai dengan kedalaman awal 6 meter pascasurvei geolistrik, sedangkan Puskesmas Kejuruan Muda dan lokasi sumur dangkal di Kampung Suka Makmur tengah dalam tahap mobilisasi alat.
Di Kabupaten Pidie Jaya, sejumlah sumur dangkal telah selesai dibangun dan langsung dimanfaatkan oleh masyarakat di berbagai lokasi. Fasilitas air bersih ini kini melayani Huntara 1 di Kompleks Dinas Perhubungan, Meunasah Gampong Dayah Kruet, dan Meunasah Gampong Seunong di Kecamatan Meurah Dua, serta Meunasah Gantung, Meunasah Gampong Beurawang, dan Meunasah Cut di Kecamatan Meureudu.
Untuk sumur bor dalam, pengerjaan terus berlangsung di Huntara 2 Kecamatan Meurah Dua dengan kedalaman saat ini 14 meter, di Meunasah Gampong Seunong sedalam 35 meter, serta di Kompleks Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Pidie Jaya yang telah mencapai kedalaman 27 meter.