sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Komisi VI DPR Soroti Dana Kelolaan Sawit Rp68 Triliun, Petani Kecil Masih Kesulitan Pupuk

News editor Kurnia Nadya
01/09/2026 17:47 WIB
DPR mempertanyakan efektivitas pendistribusian dana tersebut yang dinilai belum optimal menyasar peningkatan produktivitas petani sawit mandiri.
Komisi VI DPR Soroti Dana Kelolaan Sawit Rp68 Triliun, Petani Kecil Masih Kesulitan Pupuk. (Foto: Istimewa)
Komisi VI DPR Soroti Dana Kelolaan Sawit Rp68 Triliun, Petani Kecil Masih Kesulitan Pupuk. (Foto: Istimewa)

"Untuk penguatan komoditas perkebunan ekspor seperti kopi, kakao, tebu, kelapa, dan rempah-rempah, Kementan mengajukan dukungan ABT Rp5 triliun. Ini mencakup bantuan sarana produksi hingga penyediaan 1.250 unit traktor tebu untuk mendorong produktivitas sektor hulu," ujar Menteri Pertanian.

Sektor perkebunan, khususnya kelapa sawit dan komoditas unggulan ekspor, merupakan penyumbang utama devisa negara di sektor non-migas. 

Integrasi alokasi dana kelolaan sawit dengan pemenuhan subsidi pupuk serta mekanisasi pertanian dinilai menjadi kunci utama untuk memacu Nilai Tukar Petani (NTP) dan menjaga kinerja ekspor agribisnis Indonesia di pasar global.


(Sheqilla Sukma)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement