Sejumlah analis menilai peluncuran rudal ini berkaitan dengan respons Pyongyang terhadap perkembangan internasional, termasuk operasi militer AS di Venezuela yang berujung pada penangkapan Presiden Nicolas Maduro.
“Serangan AS di Venezuela dan penangkapan Presiden Maduro kemungkinan mengirimkan pesan kuat kepada Kim Jong-un terkait ancaman eksistensial, sekaligus memperkuat justifikasi Korea Utara untuk mempertahankan senjata nuklir,” kata profesor Institut Studi Timur Jauh Universitas Kyungnam, Lim Eul-chul.
(Rahmat Fiansyah)