Untuk mendorong aktivitas ekonomi dan konsumsi masyarakat, Pemprov menggelontorkan berbagai insentif fiskal bagi penyelenggara kegiatan. Kebijakan itu, menurut Pramono, menghasilkan transaksi ekonomi atau perputaran uang hingga Rp67,5 triliun melalui rangkaian Jakarta Festival.
Selain kunjungan wisman, jumlah perjalanan wisatawan nusantara ke Jakarta juga meningkat. Pemprov DKI mencatat jumlah wisatawan domestik naik 6,97 persen menjadi 8,82 juta perjalanan.
"Hal itu ditandai dengan jumlah wisatawan domestik yang naik 6,97 persen menjadi 8,82 juta perjalanan," kata Pramono.
Untuk menjaga momentum pertumbuhan sektor pariwisata, Pemprov terus meningkatkan pelayanan transportasi publik dan infrastruktur pendukung yang terintegrasi melalui MRT, LRT Jakarta, Transjakarta, dan Transjabodetabek.
Pramono meyakini peningkatan konektivitas dan mobilitas masyarakat akan menjadi salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi Jakarta di masa mendatang.