Laporan itu juga menyebutkan bahwa sepertiga dari ekspor pupuk global melewati Selat Hormuz. Sekitar 16 juta ton tahun lalu.
"Pembatasan ekspor akan membatasi akses terhadap pupuk, terutama bagi negara-negara berkembang," kata UNCTAD.
UNCTAD mencatat bahwa dampak sosial-ekonomi akan lebih terasa di negara-negara berkembang, di mana kenaikan biaya pengiriman dan kenaikan harga akan paling terasa efeknya. (Wahyu Dwi Anggoro)