IDXChannel—Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) berhasil meraih penghargaan dalam ajang IDX Channel Anugerah Inovasi Indonesia (ICAII) 2026 melalui sarana edukasi berbasis teknologi VR (virtual reality).
Direktur Group Pusat Pendidikan dan Pelatihan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Widya menjelaskan inovasi yang dilakukan itu merupakan upaya LPS untuk mengenalkan fungsi dan tugas lembaga dalam menangani bank.
Sarana edukasi berbasis teknologi VR ini dinamakan SOBAT-VR (Sarana Optimalisasi Belajar dan Adaptasi dengan Teknologi- Virtual Reality) sebagai simulasi edukasi VR yang dirancang untuk memahami proses likuidasi bank, dimulai dari penerbitan surat Cabut Izin Usaha (CIU) hingga tahap pengamanan aset bank
"Kita menghadirkan bagaimana learning center itu menjadi tempat experimental dan juga bisa sebagai tempat belajar bagi rekan-rekan LPS, yang tidak hanya belajar secara biasa, tapi kita menghadirkan virtual reality sehingga ke depan bisa merasakan bagaimana menangani dan melakukan eksekusi terhadap bank," ujarnya saat ditemui usai acara ICAII 2026 di MNC Conference Hall, iNews Tower, Senin malam (31/8/2026).
Melalui teknologi VR ini para pengguna akan mendapatkan pengalaman belajar yang lebih interaktif terkait peran LPS dalam menjamin simpanan nasabah di bank dan melakukan resolusi bank.
Sebab dalam teknologi tersebut nantinya akan ada simulasi bagaimana LPS menutup bank-bank yang bermasalah, mengamankan aset bank, hingga melakukan langkah-langkah penyelamatan.
Melalui penggunaan teknologi virtual reality ini, LPS berharap masyarakat dapat lebih mudah memahami pelaksanaan tugas dan fungsi LPS karena dikemas dengan sarana virtual reality yang modern dan mudah dipahami oleh masyarakat, karena selain dapat digunakan oleh pegawai LPS, modul ini pun ke depannya akan ditambah jumlahnya dan dapat dimanfaatkan sebagai sarana sosialisasi LPS kepada masyarakat umum khususnya generasi muda.
Widya menambahkan, sejak 2019 LPS juga telah mengadakan lomba inovasi di internal lembaga yang diikuti oleh para karyawan. Perlombaan ini diharapkan mampu memberikan motivasi kepada karyawan untuk terus berinovasi dan berkembang.
Terlebih, lanjut Widya, LPS juga memiliki mandat baru berdasarkan Undang - Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) yang baru sebagai penjamin polis asuransi, yang dijadwalkan paling lambat berlaku pada awal 2028 mendatang.
"Kami berkejaran bagaimana learning center bisa mendapatkan atau mempercepat proses pembelajaran kepada teman-teman, tentunya dengan mandat yang baru, itu menjadi tantangan tersendiri," Tambahnya.
Widya mengatakan penghargaan inovasi yang diberikan oleh IDXChannel ini merupakan motivasi tambahan bagi LPS untuk menjawab tantangan ke depan, khususnya dalam menjaga stabilitas sistem keuangan nasional.
"Anugerah ini tentu bagi kami menjadi suatu kebanggaan, kami tentu dengan mendapatkan penghargaan ini kami tidak berhenti di sini, menjadi salah satu motivasi kami ke depan bagaimana tetap berkarya, berinovasi, tentu untuk tujuan stabilitas sistem keuangan," pungkasnya.
(Nadya Kurnia)