"Kami masih lihat situasi ke depan. Nanti bisa saja ditambah 30 menit one way. Masih menunggu arahan Pak Kasat Lantas yang masih patroli pantau arus," kata dia.
Sementara itu, Kapolres Tasikmalaya Kota, AKPB Andi Purwanto menekankan penerapan one way sejalan imbauan Korp Lalu Lintas Polri yang berencana memberlakukan rekayasa lalin satu jalur pada 18 Maret 2026, seiring diprediksi menjadi puncak arus mudik.
"Jadi, kami sudah melakukan evaluasi-evaluasi terkait kemungkinan-kemungkinan yang terjadi apabila antrian kendaraan mengantre panjang. Nah, khususnya kami di fokus di kawasan sekitar Pasar Ciawi dan Letter U Gentong," kata Andi.
(Nur Ichsan Yuniarto)