"Selama saya jadi menteri, rasanya sudah 2 atau 3 kali saya mengunjungi perusahaan beliau, melakukan peninjauan, belajar, melihat bagaimana praktik-praktik hubungan industrial, di mana salah satu perusahaan beliau, Panasonic, itu kita sudah jadikan sebagai salah satu referensi dalam mengelola hubungan industrial harmonis, hubungan industrial Pancasila," kata dia.
Yassierli pun menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Rachmat Gobel. Dia berharap almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan.
"Kita semua berduka kehilangan beliau, dan kita doakan agar beliau diampuni oleh Allah SWT dan husnul khotimah," ujarnya.
Sebagai informasi, Rachmat Gobel mengembuskan napas terakhir pada pukul 03.20 WIB di Rumah Sakit Brawijaya Tebet, Jakarta. Kabar duka tersebut disampaikan pihak keluarga melalui akun Instagram resmi @rachmatgobel_rg.
"Dengan penuh keikhlasan dan rasa duka yang mendalam, kami, Keluarga Besar Bapak Rachmat Gobel, menyampaikan kabar bahwa Bapak Rachmat Gobel telah berpulang ke rahmatullah," ujar keluarga dalam pernyataannya.
(Dhera Arizona)