"Kalau ada event-event tertentu kami meng-extend atau memperpanjang jam layanan dari kereta, seperti MRT kalau ada event tertentu, begitu juga kemarin seperti di Java Jazz kita juga meng-extend operasional daripada layanan kereta maupun layanan stasiunnya," kata dia.
Sekadar informasi, Stasiun JIS saat ini hanya memiliki satu peron yang melayani perjalanan kereta.
Artinya, penumpang KRL dari Jakarta Kota tidak bisa langsung turun di Stasiun JIS karena tidak adanya peron. Penumpang baru bisa turun di Stasiun JIS ketika kereta dari Stasiun Tanjung Priok kembali ke Jakarta Kota.
Dudy menyampaikan, pihaknya telah meminta agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk menambah peron turun penumpang.
"Baik, ini memang masih satu peron dan kita sudah menyampaikan kepada Pemprov DKI kita akan kembangkan lebih lanjut pengembangannya. Dan perlu saya sampaikan kepada teman-teman bahwa per hari ini stasiun ini sudah aktif dan sudah bisa melayani penumpang," kata Dudy.
Diharapkan penambahan peron kereta tersebut bisa rampung dikerjakan dalam waktu satu tahun. Dudy pun berharap dengan adanya stasiun baru ini, warga Jakarta Utara akan lebih terkoneksi lagi dengan layanan transportasi publik.
"Kita harapkan dalam satu tahun ke depan juga sudah selesai," katanya.
(Dhera Arizona)