Di tengah perayaan Idulfitri di Iran, Sabtu (21/3/2026), AS dan Israel menyerang fasilitas nuklir Natanz Iran.
Presiden AS Donald Trump mengusulkan pembentukan koalisi multinasional untuk mengawal kapal di Selat Hormuz, yang secara efektif tak bisa diakses karena ancaman serangan dari Iran.
Namun, baik sekutu maupun pesaing AS seperti China, Korea Selatan, Jepang, Inggris, dan Prancis menolak usulan tersebut.
Untuk diketahui, Iran menciptakan koridor pelayaran aman bagi kapal yang ingin melintasi Selat Hormuz.
Dilansir dari Lloyd's List pada Sabtu (21/3/2026), satu kapal diketahui membayar USD2 juta atau sekitar Rp34 miliar untuk menggunakan koridor aman tersebut.