"Lalu kami sampaikan juga kepada mereka bahwa kita akan memiliki call center terkait penderekan gratis, Pak. Namun baru diluncurkan pada tanggal 9 Agustus dan mereka mencatat tuh, Pak, nomor kita, dan itu akan dilakukan secara gratis untuk penderekan," tuturnya.
Budi menyebut layanan ini akan sangat membantu proses penderekan, khususnya untuk truk dengan tonase besar. Namun, yang menjadi kendala adalah, pihaknya saat ini hanya memiliki satu armada mobil derek yang ditempatkan di Jakarta Utara.
"Namun, yang tentunya sangat disayangkan adalah kami hanya punya satu truk derek dengan tonase besar 40 ton. Itu hanya ada di Jakarta Utara, sedangkan lintasan untuk truk tonase besar ini ada di Timur dan juga ada di Barat," ucap dia.
Oleh karenanya, Budi mengusulkan adanya penambahan armada derek agar layanan yang diberikan di lapangan bekerja maksimal.
"Nah, oleh karenanya, ya memang agar call center kami juga bisa membantu masyarakat dengan maksimal tentunya ya memang sangat perlu untuk tonase-tonase yang memang di atas 40," tandasnya.
(Nadya Kurnia)