Sigit pun menyampaikan, pihaknya telah mengusulkan pergeseran anggaran sebesar Rp3,6 triliun dari belanja modal ke belanja barang.
"Akan digunakan untuk memperkuat kebutuhan operasional. Yakni BMP dan listrik, perlengkapan personil, satker baru, pendidikan, pemeliharaan almatsus dan gedung, penanganan kerusuhan massa, pengamanan VVIP, serta penanggulangan bencana," kata Wahyu.
Seusai memaparkan laporan, anggota Komisi III DPR, Safaruddin, mengonfirmasi tak adanya usulan penambahan anggaran. Wahyu pun menjawab, usulan penambahan anggaran ada pada bagian paparan Sigit.
"Dalam penutup kita sampaikan, totalnya Rp66 triliun (penambahan anggaran)," terang Wahyu
"Saya sudah catat di sini. Kalau memang ada usulan tambahan 2027 Rp66 triliun, dan pergeseran Rp3,6 triliun dari belanja modal ke belanja barang, kami dari fraksi PDIP sangat menyetujui pergeseran dan penambahan Rp66 triliun," pungkasnya.
(Nadya Kurnia)