sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Pakar Limbah Hayari UGM Sebut Emisi Metana Bantargebang Bisa Jadi Sumber Energi Alternatif

News editor
19/05/2026 10:40 WIB
Pemanfaatan gas metana dari TPA dapat menjadi strategi untuk menekan emisi sekaligus mendukung transisi energi bersih.
Pakar Limbah Hayari UGM Sebut Emisi Metana Bantargebang Bisa Jadi Sumber Energi Alternatif. (Foto: Istimewa)
Pakar Limbah Hayari UGM Sebut Emisi Metana Bantargebang Bisa Jadi Sumber Energi Alternatif. (Foto: Istimewa)

“Kondisi lembap dan terbatasnya suplai oksigen menjadi lingkungan yang ideal bagi mikroorganisme penghasil metana,” kata Hanif, Selasa (19/5/2026).

Ia menjelaskan, pembentukan metana dilakukan oleh arkea metanogenik, yakni kelompok mikroorganisme anaerob yang berperan pada tahap akhir penguraian bahan organik.

Dalam proses tersebut, senyawa organik kompleks terlebih dahulu diuraikan oleh komunitas mikroba lain menjadi senyawa lebih sederhana seperti asam organik, hidrogen, dan karbon dioksida. Selanjutnya, senyawa tersebut dikonversi oleh arkea metanogenik menjadi gas metana.

Pada kasus TPST Bantargebang, tumpukan sampah organik dalam jumlah besar memicu terbentuknya zona minim oksigen, terutama di bagian dalam dan bawah timbunan sampah.

Kondisi lembap akibat air hujan, rendahnya porositas, serta terbatasnya sirkulasi udara menciptakan lingkungan ideal bagi aktivitas mikroorganisme anaerob, termasuk arkea metanogenik.

Halaman : 1 2 3 4 5
Tim Editor
Advertisement
Advertisement