sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Pemprov DKI Jakarta Siapkan Peternakan Terintegrasi di Ciangir, Daya Tampung 5.000 Ekor Sapi

News editor Yuwantoro Winduajie
31/07/2026 17:45 WIB
Kawasan yang akan dikelola Perumda Dharma Jaya itu dirancang untuk mengintegrasikan sektor peternakan, perikanan, dan pertanian dalam satu ekosistem.
Pemprov DKI Jakarta Siapkan Peternakan Terintegrasi di Ciangir, Daya Tampung 5.000 Ekor Sapi. (Foto: Pemprov DKI Jakarta)
Pemprov DKI Jakarta Siapkan Peternakan Terintegrasi di Ciangir, Daya Tampung 5.000 Ekor Sapi. (Foto: Pemprov DKI Jakarta)

Pramono menegaskan kawasan tersebut tidak akan digunakan sebagai lokasi pembuangan sampah maupun alternatif Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang. Menurut dia, fungsi utama kawasan itu adalah mendukung ketahanan pangan Jakarta.

"Yang akan dibawa ke sini nantinya adalah pupuk hasil pengolahan TPS 3R di Jakarta, salah satunya dari Menteng Atas. Penanganan persoalan sampah tetap dilakukan secara menyeluruh. Tempat ini bukan untuk sampah, melainkan untuk memperkuat ketahanan pangan," tegasnya.

Berdasarkan rencana pengembangan, lahan seluas 20 hektare yang telah memperoleh Persetujuan Penggunaan Barang Milik Daerah (BMD) pada 23 Juni 2026 akan dibagi menjadi dua zona. 

Sebanyak 17 hektare akan digunakan untuk kawasan peternakan yang diproyeksikan mampu menampung sekitar 5.000 ekor sapi. Kawasan itu akan dilengkapi kantor operasional, gudang pakan, kandang karantina, kandang penggemukan, jembatan timbang, hingga instalasi pengolahan air limbah (IPAL).

Sementara tiga hektare sisanya akan difungsikan sebagai area penghijauan. Pemprov menargetkan pekerjaan yang menjadi kewenangan pemerintah daerah dapat mulai dikerjakan paling lambat awal September 2026.

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement