Selain peternakan sapi, kawasan tersebut dirancang menjadi pusat peternakan modern yang terintegrasi dari hulu hingga hilir. Fasilitas yang disiapkan mencakup penyediaan pakan, rumah potong hewan, cold storage, hingga fasilitas pengolahan daging dalam satu kawasan untuk menciptakan rantai pasok yang lebih efisien.
Pramono juga meminta pengembangan kawasan tersebut melibatkan masyarakat sekitar melalui penyerapan tenaga kerja lokal dan kemitraan usaha.
"Saya sudah menyampaikan kepada Kepala Dinas LH, Kepala Dinas KPKP, dan Direktur Utama Dharma Jaya agar semaksimal mungkin memberdayakan warga lokal," tuturnya.
Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni menyambut baik pengembangan kawasan ketahanan pangan milik Pemprov DKI Jakarta di wilayahnya. Menurut dia, kerja sama antara Jakarta dan Banten memiliki hubungan yang saling membutuhkan.
"Jakarta membutuhkan Banten, begitu pula Banten membutuhkan Jakarta. Banyak warga Banten yang bekerja di Jakarta, sementara banyak warga Jakarta yang tinggal di Banten. Alhamdulillah, kami selalu dapat berkomunikasi dengan baik, baik secara formal maupun informal," katanya.