Melalui proyek ini, Maryadi memastikan setiap aspek Feasibility Study (FS) dan site plan selaras dengan kondisi riil di lapangan agar implementasi program berjalan matang, terukur, dan sesuai kebutuhan industri.
Proyek HAT diharapkan mampu menjadi salah satu penopang utama penyediaan protein hewani nasional untuk mendukung pemenuhan gizi masyarakat secara merata, termasuk dalam pelaksanaan Program MBG.
Menurutnya, penguatan sektor perunggasan nasional memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan berbasis protein hewani, termasuk memastikan keberlanjutan pasokan untuk Program Makan Bergizi Gratis.
Langkah tersebut juga sejalan dengan semangat pemerintah dalam mempercepat swasembada pangan nasional melalui Inpres Nomor 2 Tahun 2026.
Selain itu, Peraturan Menteri Pertanian No. 34/2025 dinilai memberikan arah sekaligus memastikan sektor pertanian dan peternakan nasional bergerak berdasarkan tata kelola yang tertib dengan standar usaha yang terukur.