Prabowo juga menyampaikan bahwa dirinya sebenarnya ingin memberikan pengarahan yang lebih komprehensif. Namun, karena waktunya berdekatan dengan azan magrib dan waktu berbuka puasa, ia memutuskan untuk melanjutkan arahannya setelah berbuka.
“Saya sebenarnya ingin menyampaikan suatu pengarahan yang cukup komprehensif tapi Saya khawatir nanti akan tabrakan dengan adzan maghrib dan buka puasa. Karena itu saya akan lanjutkan kalau begitu nanti adzan maghrib kita break dan kita bisa lanjutkan pengarahan saya di lantai satu sesudah apa sesudah batal,” katanya.
Sebelumnya, CEO Rosan P. Roeslani juga menyampaikan sambutan dalam acara tersebut. Ia mengatakan bahwa meskipun satu tahun terasa singkat, perjalanan Danantara memiliki makna besar karena lembaga tersebut diberi mandat langsung oleh presiden untuk membangun sesuatu yang berdampak besar bagi masa depan Indonesia.
“Kami diberikan mandat, diberikan kepercayaan untuk menjadi bagian sejarah, sejarah yang pertama kali didirikan oleh Bapak Presiden langsung di Danantara ini untuk memberikan asas manfaat yang besar kepada seluruh rakyat Indonesia,” ujar Rosan.
Acara tasyakuran tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat kabinet, di antaranya Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Djamari Chaniago, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudi, Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan.