“Pembangunan tidak boleh hanya memberikan manfaat kepada segelintir orang. Pembangunan harus diukur dari meja makan keluarga-keluarga biasa,” kata Prabowo.
“Apakah anak-anak mendapatkan makanan bergizi, apakah petani dapat memperoleh pupuk dan menjual hasil panen dengan harga yang adil, apakah keluarga dapat tinggal di rumah yang layak, apakah anak-anak muda dapat memperoleh pekerjaan yang produktif, dan apakah listrik dapat menjangkau setiap rumah di setiap desa,” kata Prabowo dalam pidatonya.
Ia kemudian memaparkan sejumlah kebijakan pemerintah Indonesia, termasuk program makanan bergizi gratis, swasembada pangan, ketahanan energi, serta percepatan hilirisasi industri.
“Inilah alasan Indonesia menyediakan makanan bergizi gratis bagi seluruh anak-anak kami dan ibu mereka yang sedang hamil. Inilah alasan kami mengejar swasembada pangan dan ketahanan energi. Inilah alasan kami mempercepat hilirisasi industri, sehingga sumber daya alam kami dapat menciptakan industri, keterampilan, dan lapangan kerja yang baik di dalam negeri,” paparnya.
(Nadya Kurnia)