Selain itu, Prabowo juga menyoroti paradoks pada komoditas unggulan seperti kopi dan kakao. “Kita punya kopi, cokelat terbaik, tapi kita impor Starbucks, Nestle, Nescafe. Kita punya coklat terbaik, tapi kita impor KitKat, kita makan Cadbury. Ya kan? This is what we have to do,” katanya.
Ia menegaskan bahwa industrialisasi berbasis hilirisasi merupakan satu-satunya jalan untuk menciptakan lapangan kerja berkualitas dan memperkuat ekonomi nasional. “Jadi justru ini jawabannya adalah industrialisasi,” ujar Prabowo.
(kunthi fahmar sandy)