Prabowo mengatakan, proyek ini memiliki nilai investasi besar. “Ini investasi cukup besar, totalnya hampir USD3,5 miliar untuk 34 titik itu,” ucap Prabowo.
Meski demikian, dia pun mengetahui sejumlah daerah telah memiliki tempat pengolahan sampah menjadi energi. Menurutnya, pemerintah daerah bisa improvisasi pengolahan sampah.
“Penyelesaian masalah sampah, kita perlu kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah. Tetapi kita tidak boleh menunggu. Karena itu, bila perlu demi kepentingan rakyat, pemerintah pusat yang akan memimpin,” jelas Prabowo.
(Nadya Kurnia)