Oleh karena itu, Prabowo menegaskan pentingnya Indonesia menjadi negara yang kuat dan mandiri. Ia mengingatkan pesan para pendiri bangsa agar Indonesia mampu berdiri di atas kekuatannya sendiri.
“Karena itu dari awal Bung Karno mengatakan kita harus berdiri di atas kaki kita sendiri dan panglima besar kita yang pertama, Panglima Besar Sudirman, mengajarkan kepada kita, kita harus percaya kepada kekuatan kita sendiri,” ujarnya.
Lebih lanjut, Prabowo menyinggung kondisi dunia dan dinamika geopolitik global saat ini. Ia menilai realitas internasional menunjukkan bahwa negara kuat cenderung bertindak sesuai kehendaknya, sementara negara lemah harus menanggung dampaknya.
“Dengan segala hormat kepada para pakar yang pandai dan pintar, yang punya banyak gelar saya hormati mereka, tapi dunia ini adalah keadaan nyata, bukan keadaan ideal. Saya selalu mengingatkan, mengajarkan yang berlaku di dunia ini sekarang adalah yang kuat akan berbuat apa yang mereka kehendaki, yang lemah akan menderita,” lanjut Prabowo.
Sebagai presiden, Prabowo menegaskan tanggung jawabnya untuk menjaga keselamatan bangsa dan rakyat Indonesia. Ia mengatakan Indonesia akan bersikap baik kepada semua pihak demi melindungi kepentingan nasional, meskipun hal itu tidak selalu mudah dijalankan.