menegaskan kewajibannya untuk menjaga keselamatan bangsa dan rakyat Indonesia dengan kebijakan yang rasional, tenang, dan tidak emosional.
“Kita tidak bisa emosional, kita tidak bisa terlalu idealis karena yang berlaku adalah dunia nyata. Karena kita tidak mau perang, kita harus siap untuk perang,” ujar dia.
(kunthi fahmar sandy)