IDXChannel - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan penanganan banjir di Ibu Kota tidak bisa dilakukan secara sporadis. Pihaknya telah menetapkan langkah terencana dimulai dari yang bersifat jangka pendek hingga panjang.
"Memang penanganan untuk banjir di Jakarta tidak bisa bersifat sporadis," kata Pramono di Jakarta Timur, Senin (12/1/2026).
"Penangannya harus yang bersifat jangka pendek, jangka menengah, kalau jangka panjangnya sudah terlalu panjanglah untuk dipikirkan," sambungnya.
Dalam kesempatan itu, Pramono mengungkap strategi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bisa menyurutkan genangan dalam waktu cepat. Pihaknya menyediakan 1.200 pompa yang siap digunakan untuk menyedot genangan.
"Paling utama sekarang ini semuanya kita siagakan ada 1200 pompa kurang lebih 600 pompa yang portabel 600 pompa yang Mobile," ujar dia.
Pompa tersebut menurut Pramono cukup diandalkan ketika pihaknya menerima informasi adanya genangan di wilayah. Sebab, sebelum adanya kekuatan pompa itu, genangan di wilayah cukup lama surut.
"Kalau lihat sekarang curah hujan yang seperti ini dulu pasti udah genangan di mana-mana, sekarang ini karena selalu kita siagakan termasuk sekarang, di Ancol memang ada kenaikan permukaan air langsung kita pompa," katanya.
(Febrina Ratna Iskana)