IDXChannel - Program makan bergizi gratis (MBG) yang dijalankan pemerintah menjadi salah satu contoh integrasi kebijakan ketahanan pangan dan perlindungan sosial dalam forum World Economic Forum (WEF) Davos 2026.
Program tersebut dinilai mampu menghubungkan petani kecil dengan pasar sekaligus memperkuat gizi anak di tengah tantangan perubahan iklim global.
Hal ini mengemuka dalam diskusi panel bertajuk 'Food Security: Indonesia’s Strategy for Climate-Resilient Food Systems' yang digelar di Indonesia Pavilion, Kamis.
Dalam sesi tersebut, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM menegaskan komitmen Indonesia membangun sistem pangan yang tangguh melalui penguatan pertanian berkelanjutan, rantai pasok yang resilien, serta pemanfaatan inovasi dan teknologi.
Assistant Executive Director for Partnership and Innovation World Food Programme (WFP), Rania Dagash-Kamara, menilai Indonesia menunjukkan kepemimpinan kuat dalam membangun sistem pangan yang adaptif terhadap perubahan iklim dengan pendekatan yang terkoordinasi dan dipimpin pemerintah.