sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

SDN Sepi Peminat, DPR Minta Agar Opsi Regrouping Dievaluasi, Terutama di Wilayah 3T

News editor Achmad Al Fiqri
23/07/2026 13:14 WIB
Komisi X DPR memberikan syarat mutlak agar regrouping hanya dilakukan jika sekolah baru dapat ditempuh dengan berjalan kaki atau dengan tersedianya angkutan.
SDN Sepi Peminat, DPR Minta Agar Opsi Regrouping Dievaluasi, Terutama di Wilayah 3T. (Foto: Istimewa)
SDN Sepi Peminat, DPR Minta Agar Opsi Regrouping Dievaluasi, Terutama di Wilayah 3T. (Foto: Istimewa)

Berdasarkan data dari Data Pokok Pendidikan (Dapodik) TA 2023/2024 misalnya, terjadi pergeseran tren yang sangat signifikan antara sekolah negeri dan swasta pada 2020-2024. 

Jumlah siswa di SDN tercatat stagnan, bahkan terus menurun, berbanding terbalik dengan sekolah swasta yang jumlah siswanya melonjak tajam dari 2,9 juta menjadi 3,86 juta anak. 

Kondisi ini berimbas pada fasilitas pendidikan, di mana sebanyak 1.340 unit SDN terpaksa ditutup, sementara sekolah swasta justru terus berkembang dengan 1.511 unit baru yang terbangun. 

Daya tarik sekolah swasta juga didukung oleh rasio guru dan murid yang lebih ideal, yakni 1:15 hingga 1:20, jauh lebih longgar dibandingkan dengan SDN yang masih berjejal di angka 1:28 hingga 1:40. 

"Kebijakan regrouping yang dipukul rata dikhawatirkan memicu risiko putus sekolah di daerah 3T karena jarak tempuh yang semakin jauh tanpa subsidi transportasi dari pemerintah daerah," terangnya.

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement