IDXChannel—Anggota Komisi X DPR, Abdul Fikri Faqih, menyoroti fenomena Sekolah Dasar Negeri yang sepi peminat. Dia meminta agar kebijakan penggabungan sekolah (regrouping) dievaluasi, khususnya di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).
Fikri mengingatkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) agar keputusan regrouping tidak dibuat berlandaskan efisiensi anggaran matematis semata. Apalagi di tengah fenomena minat SDN yang kian rendah.
"Jadi ini bukan fenomena tidak sekolah, tapi fenomena migrasi dari sekolah negeri ke sekolah swasta," tegas Fikri dalam keterangan tertulisnya yang dikutip, Kamis (23/7/2026).
Ia menilai, jumlah siswa SDN yang saat ini mulai menyusut berakar dari transisi demografi, di mana tingkat kelahiran (Total Fertility Rate/TFR) turun ke angka 2,1.
"Selain itu, terjadi eksodus besar-besaran masyarakat kelas menengah yang memindahkan anak-anaknya ke sekolah swasta. Salah satunya adalah sekolah berbasis agama demi pendidikan karakter dan agama," ucap Fikri.