IDXChannel - Lalu lintas kapal melalui Selat Hormuz hampir berhenti total pada Kamis (9/7/2026).
Dilansir dari Bloomberg, kondisi keamanan memburuk di jalur maritim penting tersebut setelah Amerika Serikat (AS) melakukan serangan besar-besaran terhadap Iran dalam beberapa hari terakhir.
Menurut data pelacakan kapal, pergerakan kapal di selat itu sebagian besar terjadi di area yang dikendalikan Iran.
Sementara itu, koridor alternatif di perairan Oman yang dibuka AS tampak sepi.
Di antara kapal-kapal besar, hanya sebuah kapal tanker super yang dikenai sanksi AS yang terlihat di selat tersebut, bersama dengan sebuah kapal kontainer berbendera Iran.
Namun, ada kemungkinan kapal-kapal melintasi selat tersebut dengan transponder mereka dimatikan.