“Mohon maaf bapak, ibu, memang seluruh penerbangan dibatalkan karena musibah alam,” ucap salah satu petugas ke para calon penumpang.
Petugas tersebut menjelaskan, para penumpang bisa melakukan perubahan jadwal penerbangan atau membatalkan penerbangan. Perubahan jadwal, kata petugas itu, juga harus mengikuti situasi.
“Bapak, Ibu bisa melalukan reschedule. Tapi, tetap melihat situasi dan perkembangan apakah masih ada erupsi atau tidak,” kata petugas.
Sebelumnya, Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, ditutup sementara pada Minggu (6/9/2026) akibat sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau. Penutupan operasional penerbangan tersebut sebelumnya diberlakukan mulai pukul 01.30 WIB hingga 05.30 WIB.
Namun, otoritas Bandara Soekarno-Hatta kemudian memperpanjang penghentian operasional hingga pukul 09.30 WIB.