sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Thailand Tambah Utang Rp212 Triliun untuk Atasi Dampak Krisis Minyak

News editor Wahyu Dwi Anggoro
06/05/2026 11:18 WIB
Thailand menyetujui paket pinjaman darurat sebesar USD12,2 miliar atau sekitar Rp212 triliun untuk mengurangi dampak ekonomi dari perang di Timur Tengah.
Thailand Tambah Utang Rp212 Triliun untuk Atasi Dampak Krisis Minyak. (Foto: Freepik)
Thailand Tambah Utang Rp212 Triliun untuk Atasi Dampak Krisis Minyak. (Foto: Freepik)

Perang antara Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel yang dimulai pada akhir Februari telah mengguncang harga energi global, mengakibatkan kenaikan harga minyak dan gas, transportasi, dan barang konsumsi.

"Kita akan melewati krisis ini bersama-sama," kata Perdana Menteri Anutin Charnvirakul kepada wartawan.

Jumlah pinjaman tersebut termasuk yang tertinggi dalam beberapa dekade, tetapi masih di bawah level saat krisis keuangan Asia 1997 dan pandemi Covid-19.

Utang publik mencapai 66,38 persen dari PDB negara pada Maret, di bawah batas 70 persen.

"Pinjaman baru tersebut tidak akan membuat pemerintah melampaui batas itu," kata menteri keuangan. (Wahyu Dwi Anggoro)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement