sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Total 23.000 Penerbangan Batal sejak Perang antara Iran dan AS-Israel Pecah

News editor Wahyu Dwi Anggoro
05/03/2026 12:23 WIB
Masalah keuangan dan logistik yang ditimbulkan perang Iran bagi industri penerbangan global semakin bertambah setiap harinya.
Total 23.000 Penerbangan Batal sejak Perang antara Iran dan AS-Israel Pecah. (Foto: Freepik)
Total 23.000 Penerbangan Batal sejak Perang antara Iran dan AS-Israel Pecah. (Foto: Freepik)

IDXChannel - Masalah keuangan dan logistik yang ditimbulkan perang Iran bagi industri penerbangan global semakin bertambah setiap harinya.

Dilansir dari Bloomberg pada Kamis (5/3/2026), jumlah penerbangan yang dibatalkan ke pusat-pusat penerbangan di Timur Tengah melampaui 23.000 sejak pertempuran dimulai.

Emirates, maskapai penerbangan internasional terbesar di dunia, memperpanjang penangguhan penerbangannya ke Dubai hingga akhir Sabtu, tepat seminggu setelah Amerika Serikat (AS) dan Israel melancarkan serangan gabungan mereka ke Iran. 

Qatar Airways memperpanjang penghentian layanannya hingga Jumat.

"Dari 36.000 penerbangan terjadwal ke atau dari Timur Tengah sejak 28 Februari, lebih dari setengahnya telah dibatalkan," kata perusahaan analitik Cirium Ltd pada Rabu.

"Itu setara dengan sekitar 4,4 juta kursi," katanya.

Ribuan penumpang terjebak di wilayah Teluk, memaksa banyak orang untuk mengambil rute yang berliku-liku dan mahal untuk mencapai bandara yang masih berfungsi di Arab Saudi dan Oman. 

Uni Emirat Arab (UEA) sedang membangun koridor udara yang aman untuk memungkinkan hingga 48 penerbangan per jam. (Wahyu Dwi Anggoro)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement