sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Tren Vaping Naik Terus, BPOM Ingatkan Risiko Kandungan Zat pada Rokok Elektronik

News editor Mei Sada
03/06/2026 13:30 WIB
Menurut Kepala BPOM Taruna Ikrar, tren penggunaan vape terus meningkat, karena rokok elektronik dianggap lebih aman dibandingkan rokok konvensional.
Tren Vaping Naik Terus, BPOM Ingatkan Risiko Kandungan Zat pada Rokok Elektronik. (Foto: Istimewa)
Tren Vaping Naik Terus, BPOM Ingatkan Risiko Kandungan Zat pada Rokok Elektronik. (Foto: Istimewa)

Tak hanya itu, BPOM juga menyoroti penyalahgunaan perangkat vape yang justru disalahgunakan untuk mengonsumsi zat berbahaya lainnya. 

Di mana dalam beberapa kasus, vape justru digunakan untuk menghirup new psychoactive substances (NPS) atau zat psikoaktif jenis baru yang dapat membahayakan kesehatan.  

Sementara itu, daya tarik vape pada remaja dinilai berada pada desain produk yang modern, pilihan rasa yang beragam, hingga strategi promosi yang menyasar anak muda. Faktor-faktor tersebut membuat rokok elektronik sering dinilai sebagai bagian dari gaya hidup, bukan produk yang mengandung zat adiktif.  

Karena itu, para ahli mendorong penguatan regulasi terkait iklan, promosi, penjualan, serta kemasan rokok elektronik untuk mengurangi daya tarik produk tersebut bagi anak dan remaja. Edukasi juga dinilai penting agar generasi muda memahami bahwa vape bukan sekadar tren, melainkan produk yang memiliki risiko kesehatan.  

BPOM juga menyatakan akan terus memperkuat pengawasan terhadap produk tembakau dan rokok elektronik, termasuk memastikan kepatuhan terhadap batas kadar nikotin, bahan tambahan yang dilarang, hingga ketentuan peringatan kesehatan. 


(Nadya Kurnia)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement