"Kami menyingkirkan angkatan udara mereka, kami melumpuhkan sistem komunikasi mereka dan seluruh jaringan telekomunikasi sudah tidak berfungsi," katanya.
"Saya tidak tahu bagaimana mereka berkomunikasi sekarang, tapi saya rasa mereka akan mencari cara. Keadaan tidak berjalan baik bagi mereka dan mereka adalah orang-orang yang jahat," ujar Trump.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran, Seyed Abbas Araghchi mengatakan, Iran telah bersiap menghadapi serangan AS. "Jika Tuan Trump mencari eskalasi, militer kami yang kuat sudah menyiapkannya sejak lama, dan itulah yang akan dia dapatkan," katanya.
Araghchi juga menyoroti bahwa AS mengalami kerugian besar karena berperang dengan Iran. Sejauh ini, kerugian AS mencapai lebih dari USD100 miliar, belum termasuk kematian tentaranya. Selain itu, dia juga menyinggung lonjakan harga minyak yang akan ditanggung oleh masyarakat Amerika.
Araghchi menyebut, keterlibatan AS dalam perang Iran-Israel akan membuat Negeri Paman Sam terjebak di Timur Tengah. Dia juga mengatakan, Trump telah ditipu oleh Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu yang telah berpuluh-puluh tahun gagal membujuk Presiden AS untuk berperang demi kepentingan Israel.