Rekaman CCTV yang dirilis oleh Trump di Truth Social menunjukkan, seseorang berlari cepat melewati pos pemeriksaan keamanan dan membuat petugas keamanan lengah sebelum mereka dengan cepat mengeluarkan senjata.
"Anda tahu, dia menyerang dari jarak 50 yard, jadi dia sangat jauh dari ruangan. Dia bergerak. Dia benar-benar bergerak," kata Trump setelah makan malam gala dibatalkan.
"Para pejabat percaya dia adalah serigala tunggal yang bertindak sendirian. Dia adalah orang yang tampak sangat jahat ketika dia terjatuh," tuturnya. Bahkan, Trump mengatakan agen federal sedang menggerebek rumah tersangka penembak di California.
Juru Bicara Secret Service Anthony Guglielmi mengatakan, saat ini sedang diselidiki kasus penembakan di dekat area pemeriksaan utama di pintu masuk acara tersebut.
Setelah terdengar suara tembakan, para tamu makan malam segera berhenti berbicara dan orang-orang mulai berteriak “Berjongkok, berjongkok!”.