IDXChannel - Amerika Serikat (AS) sedang mempertimbangkan serangan militer baru terhadap Iran setelah perundingan perdamaian di Pakistan gagal.
Dilansir dari The Wall Street Journal pada Senin (13/4/2026), sejumlah sumber mengatakan bahwa Presiden Donald Trump dan para penasihatnya sedang mempertimbangkan untuk melancarkan serangan militer terbatas di Iran.
Menurut para sumber, kemungkinan serangan ini di luar dari rencana AS memblokade kapal-kapal yang menuju atau meninggalkan pelabuhan-pelabuhan Iran di sekitar Selat Hormuz.
Rencana-rencana ini bertujuan untuk memecah kebuntuan dalam perundingan perdamaian. Akhir pekan lalu, Wakil Presiden JD Vance dan delegasinya melakukan perundingan di Islamabad, tetapi diskusi berakhir tanpa mencapai kesepakatan.
Berbicara dari resor golfnya di Florida, Trump mengatakan kepada Fox News bahwa pembangkit listrik dan fasilitas air Iran dapat menjadi sasaran jika ketegangan terus meningkat.