Sara sebelumnya dimakzulkan pada Mei 2026 dan Februari 2025 atas tuduhan penyalahgunaan dana dan kasus lainnya, namun hal itu tidak otomatis melengserkannya dari posisi wakil presiden.
Senat memulai persidangan pemakzulan Sara pada Juli 2026. Dia baru bisa dicopot jika dinyatakan bersalah dalam persidangan tersebut.
Sara dan Bongbong awalnya berkoalisi dalam pemilihan presiden dan wakil presiden pada 2022. Tak lama kemudian, hubungan keduanya memburuk.
Sara adalah putri dari presiden sebelumnya, Rodrigo Duterte. Sementara Bongbong merupakan putra dari mantan diktator negara tersebut, Ferdinand Marcos. (Wahyu Dwi Anggoro)