AALI
9400
ABBA
276
ABDA
0
ABMM
2480
ACES
720
ACST
169
ACST-R
0
ADES
6150
ADHI
745
ADMF
8150
ADMG
174
ADRO
3150
AGAR
314
AGII
2350
AGRO
845
AGRO-R
0
AGRS
118
AHAP
83
AIMS
246
AIMS-W
0
AISA
150
AISA-R
0
AKKU
0
AKPI
1575
AKRA
1190
AKSI
268
ALDO
780
ALKA
288
ALMI
0
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/10 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
532.54
-0.85%
-4.56
IHSG
7054.50
-0.68%
-48.38
LQ45
1000.82
-0.78%
-7.89
HSI
19496.09
-2.54%
-507.35
N225
27819.33
-0.65%
-180.63
NYSE
15264.79
-0.27%
-41.01
Kurs
HKD/IDR 1,894
USD/IDR 14,872
Emas
855,441 / gram

Hukum Menggunakan Cicilan di Marketplace dalam Islam, Bolehkah?

SYARIAH
Ratih Ika Wijayanti/SEO
Rabu, 22 Juni 2022 13:45 WIB
Bagaimana hukum menggunakan cicilan di marketplace? Banyak orang belum mengetahui mengenai hal ini.
Hukum Menggunakan Cicilan di Marketplace dalam Islam, Bolehkah? (Foto: MNC Media)
Hukum Menggunakan Cicilan di Marketplace dalam Islam, Bolehkah? (Foto: MNC Media)

2. Akad PayLater Termasuk Akad Ijarah

Pendapat kedua ini merupakan pendapat yang memperbolehkan adanya transaksi PayLater. Pendapat ini didasarkan pada pandangan bahwa utangan yang diberikan oleh perusahaan-perusahaan (marketplace) melalui aplikasi PayLater bukan termasuk riba yang diharamkan. Hal ini lantaran tambahan yang dibebankan kepada konsumen hanya bisa diperoleh lewat penggunaan aplikasi. Karena harus memakai aplikasi, maka tambahan itu termasuk bagian dari akad ijarah atau akad sewa jasa aplikasi.

3. Akad PayLater Termasuk Akad Bai Tawarruq

Pandangan ketiga menekankan bahwa metode PayLater ini diperbolehkan dengan catatan dalam transaksinya menyerupai ba’i tawarruq. Akad ini merupakan akad di mana besarnya cicilan yang dibayarkan harus sama hingga akhir masa cicilan. Ketentuan ini berlaku rata setiap bulan hingga masa jatuh tempo cicilan tersebut. Jika demikian, pola transaksi yang terjadi antara konsumen dan pedagang adalah menyerupai bai’ tawarruq dan hukumnya diperbolehkan.

4. Akad PayLater Termasuk Akad Ju’alah

Pandangan keempat masih mendekati pandangan ketiga. Akad PayLater ini bisa menjadi akad ju’alah atau sayembara. Artinya, transaksi antara konsumen marketplace menggunakan jasa aplikasi sama seperti halnya seseorang ingin membeli suatu barang dan menggunakan atau menyewa jasa orang lain dan memberinya imbalan sebesar sekian persen dari harga barangnya. Dengan transaksi ini, akad PayLater menjadi akad ju’alah atau sayembara.

Itulah beberapa pandangan Islam mengenai hukum menggunakan cicilan di marketplace yang bisa Anda jadikan referensi. Semoga bermanfaat!

Halaman : 1 2 Tampilkan semua
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD