AALI
9975
ABBA
400
ABDA
0
ABMM
1450
ACES
1305
ACST
230
ACST-R
0
ADES
2950
ADHI
1025
ADMF
7700
ADMG
210
ADRO
1700
AGAR
340
AGII
1600
AGRO
2130
AGRO-R
0
AGRS
177
AHAP
65
AIMS
486
AIMS-W
0
AISA
208
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
860
AKRA
3970
AKSI
416
ALDO
1020
ALKA
244
ALMI
246
ALTO
280
Market Watch
Last updated : 2021/11/30 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
497.28
-2.19%
-11.12
IHSG
6533.93
-1.13%
-74.36
LQ45
930.98
-2.07%
-19.70
HSI
-74.94
-100.31%
-23927.18
N225
346.43
-98.78%
-27937.49
NYSE
59.11
-99.64%
-16565.76
Kurs
HKD/IDR 1,834
USD/IDR 14,318
Emas
825,609 / gram

Jadi Menag Sehari, Santri Ini Pimpin Rapat dengan Staf Khusus dan Dirjen

SYARIAH
Widya Michella
Jum'at, 22 Oktober 2021 06:43 WIB
Santri asal Pondok Pesantren Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo, Afi Ahmad Ridho, dipercaya untuk memimpin rapat pimpinan bersama seluruh petinggi kemenag.
Jadi Menag Sehari, Santri Ini Pimpin Rapat dengan Staf Khusus dan Dirjen. (Foto: MNC Media)
Jadi Menag Sehari, Santri Ini Pimpin Rapat dengan Staf Khusus dan Dirjen. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Setelah diangkat menjadi menteri agama dalam sehari, santri asal Pondok Pesantren Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo, Afi Ahmad Ridho, dipercaya untuk memimpin rapat pimpinan bersama seluruh Dirjen, Tenaga Ahli, Staf Khusus dan Tenaga Ahli di Kementerian Agama.

Ternyata, dia tidak canggung menghadapi petinggi yang duduk di hadapannya. Dengan berani, dia membahas persoalan pendidikan di Indonesia yang hanya terjadi transfer of knowledge saja. Sehingga untuk transfer of value dan karakter masih perlu dilakukan  perbaikan terutama dalam segi kuantitas dan kualitas.

"Masalahnya kita urai terlebih dahulu penyebabnya apa ternyata salah satunya minimnya jam pembelajaran agama di sekolah umum. Cuma 2 jam dalam seminggu. Terus saya tanya 'gimana dengan hal ini'. Dirjen Pendis menjawab 'kita sudah laksanakan madrasah sekolah sore'," kata Afi saat ditemui MPI, Kamis, (21/10/2021).

Menurutnya ketika suatu sistem pendidikan sudah berjalan maksimal. Namun ternyata hasilnya masih banyak generasi muda yang memiliki kekurangan dari segi moral, berarti lanjutnya masih ada sesuatu yang salah di dalam nya.

"Misalnya kita coba benahi apa sih yang salah, bisa saja kita membuat efektif dari segi kuantitas seperti ditambah jamnya atau kualitatif kita perbaiki kualitas tenaga pendidik," tambahnya.

Terakhir, Afi berharap, Kemenag dapat menjalankan posisinya dengan baik dan benar terutama pada program utamanya toleransi dan moderasi beragama. 

"Untuk pemerintah Indonesia agar lebih memperhatikan pendidikan, karena level itu masih rendah. jadi perlu empowerment di sana bagaimana fungsi pendidikan bisa berjalan sebagaimana mestinya," harapnya. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD