AALI
9975
ABBA
288
ABDA
7200
ABMM
1395
ACES
1370
ACST
202
ACST-R
0
ADES
3660
ADHI
890
ADMF
7600
ADMG
197
ADRO
2270
AGAR
350
AGII
1435
AGRO
1510
AGRO-R
0
AGRS
159
AHAP
72
AIMS
406
AIMS-W
0
AISA
177
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1140
AKRA
825
AKSI
795
ALDO
1320
ALKA
384
ALMI
294
ALTO
238
Market Watch
Last updated : 2022/01/14 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
509.74
0.24%
+1.24
IHSG
6693.40
0.53%
+35.05
LQ45
952.95
0.25%
+2.36
HSI
24383.32
-0.19%
-46.45
N225
28124.28
-1.28%
-364.85
NYSE
0.00
-100%
-17166.28
Kurs
HKD/IDR 1,832
USD/IDR 14,293
Emas
840,167 / gram

Pastikan Jatah Haji dan Umrah, Menag Bakal Terbang ke Arab Saudi

SYARIAH
Widya Michella
Kamis, 21 Oktober 2021 06:52 WIB
Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas, mengatakan, akan melakukan diplomasi langsung dengan pemerintah Arab Saudi pada akhir Oktober.
Pastikan Jatah Haji dan Umrah, Menag Bakal Terbang ke Arab Saudi. (Foto: MNC Media)
Pastikan Jatah Haji dan Umrah, Menag Bakal Terbang ke Arab Saudi. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas, mengatakan, akan melakukan diplomasi langsung dengan pemerintah Arab Saudi pada akhir Oktober. Hal ini disampaikan Menag saat Pembukaan Mukernas Amphuri (Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia) tahun 2021 secara daring di Jakarta, Rabu (20/10/2021).

"Bersamaan dengan itu, pemerintah tetap melakukan diplomasi. Pada akhir Oktober ini, kami akan bertemu langsung dengan Pemerintah Arab Saudi untuk membawa misi ini,"jelas Menag demikian dikutip pada laman resmi Kemenag, Kamis,(21/10/2021)

Menag mengaku, saat ini Kemenag juga tengah menyusun prosedur baru untuk memitigasi hal-hal terkait pelaksanaan umrah pada masa pandemi. Sehingga ia meminta Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah berkoperatif dalam penyusunan tersebut.

"PPIU, kami minta untuk bekerjasama, kooperatif dalam mendukung prosedur baru tersebut. Kita tunjukkan kalau PPIU dan jemaah kita adalah jemaah yang patuh pada regulasi dan protokol kesehatan," ucap Menag.

Tidak lupa,ia mengingatkan PPIU untuk benar-benar mematuhi protokol kesehatan (prokes) jika penyelenggaraan umrah bagi jemaah Indonesia sudah dibuka. Menag menilai ada kaitan antara keberhasilan penyelenggaraan umrah dengan penyelenggaraan haji mendatang. 

"Saya sangat berharap PPIU benar-benar memastikan jemaah umrahnya mematuhi aturan dan Prokes yang berlaku. Jangan sampai ada kejadian, hasil tes PCR negatif saat di tanah air, namun positif saat tiba di Arab Saudi. Entah karena proses tesnya atau karena tidak patuhnya pada prokes setelah tes di tanah air," lanjutnya.

Di akhir sambutan, Menag berharap agar Mukernas Amphuri kali ini dapat memberikan sumbangsih solusi bagi penyelenggaraan haji dan umrah di masa datang.

"Saya berharap Mukernas AMPHURI kali ini memberikan sumbangsih dalam kepatuhan pada protokol dan regulasi, inovasi, peningkatan layanan, serta solusi atas tantangan  penyelenggaraan haji dan umrah masa kini dan mendatang," harapnya. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD