“Kami menyambut baik berbagai masukan dari Pusat Kesehatan TNI. Sinergi ini menjadi langkah strategis untuk membangun sistem kesehatan haji yang lebih terintegrasi, mulai dari pembinaan, pemeriksaan kesehatan, hingga pelayanan selama penyelenggaraan ibadah haji,” kata Dani.
Sebagai tindak lanjut, Kemenhaj dan Pusat Kesehatan TNI sepakat memperkuat koordinasi yang akan menyusun langkah-langkah teknis, termasuk penyelarasan mekanisme kerja sama guna mendukung penyelenggaraan kesehatan haji yang lebih efektif, komprehensif, dan berkelanjutan.
(kunthi fahmar sandy)