IDXChannel - PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK) mencatat pelemahan kinerja bottom line sepanjang Januari-Maret 2026. Penurunan tersebut terutama disebabkan lonjakan biaya bagi hasil kepada nasabah.
Dalam laporan keuangan yang diterbitkan Kamis (23/4/2026), Bank Aladin membukukan pendapatan sebesar Rp216,9 miliar pada kuartal I-2026, meningkat sebesar 11,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp194,7 miilar.
Pendapatan itu ditopang oleh segmen jual beli, bagi hasil, dan ujrah sebesar Rp146,9 miliar. Sementara pendapatan usaha utama lainnya tercatat sebesar Rp70,1 miliar.
Namun, biaya bagi hasil dana syirkah naik tajam hingga dua kali lipat menjadi Rp192,6 miliar. Alhasil, hak bagi hasil milik bank turun 75 persen dari Rp95,6 miliar menjadi Rp24,3 miliar.
Biaya bagi hasil terbesar berasal dari segmen deposito mudharabah yang mencapai Rp171,7 miliar, mencerminkan periode jatuh tempo di awal tahun. Kemudian disusul oleh tabungan mudharabah Rp11,4 miliar.