Selain menjaga asupan cairan, jamaah juga diminta mengatur waktu istirahat dan mengurangi aktivitas yang tidak terlalu mendesak agar energi tetap terjaga menjelang rangkaian ibadah puncak di Armuzna yang membutuhkan stamina lebih besar.
Sementara itu, berakhirnya operasional gelombang pertama di Madinah tidak berarti tugas pelayanan selesai. Sebagian besar petugas PPIH Daker Madinah kini mulai bergeser menuju Makkah untuk memperkuat layanan jemaah selama fase puncak haji.
Fokus pelayanan selanjutnya akan diarahkan pada pendampingan jamaah di Armuzna, mulai dari pergerakan menuju Arafah, mabit di Muzdalifah, hingga layanan di Mina.
Usai fase Armuzna selesai, PPIH Daker Madinah akan kembali bersiap menyambut kedatangan jemaah gelombang kedua yang dijadwalkan bergerak dari Makkah menuju Madinah untuk melanjutkan rangkaian ibadah dan ziarah di Kota Nabi.
(kunthi fahmar sandy)