AALI
9500
ABBA
274
ABDA
0
ABMM
2420
ACES
705
ACST
167
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
765
ADMF
8175
ADMG
174
ADRO
3080
AGAR
316
AGII
2310
AGRO
850
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
84
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
146
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1615
AKRA
1180
AKSI
272
ALDO
770
ALKA
296
ALMI
298
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/08 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
536.01
-0.11%
-0.58
IHSG
7086.85
0.03%
+2.19
LQ45
1007.14
-0.07%
-0.66
HSI
20045.77
-0.77%
-156.17
N225
28249.24
0.26%
+73.37
NYSE
15273.23
0.32%
+49.03
Kurs
HKD/IDR 675
USD/IDR 14,929
Emas
853,771 / gram

Masih Pandemi, Wali Kota Surabaya Imbau Zakat, Infak, Sedekah Via Online

SYARIAH
Aan Haryono
Senin, 04 April 2022 10:51 WIB
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi imbau agar pengumpulan zakat, sedekah, dan infak dilakukan via online.
Masih Pandemi, Wali Kota Surabaya Imbau Zakat, Infak, Sedekah Via Online (Dok.MNC)
Masih Pandemi, Wali Kota Surabaya Imbau Zakat, Infak, Sedekah Via Online (Dok.MNC)

IDXChannel - Pada Ramadan 2022 yang masih dalam situasi pandemi Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengungkap pengurus masjid serta mushala yang melakukan kegiatan pengumpulan dan penyaluran zakat, infak, dan shadaqah (sedekah) diharapkan agar mengimbau pada jamaah untuk melakukan penyampaian zakat, infak, dan shadaqah secara tidak langsung dan non tunai (secara elektronik).

“Apabila pelaksanaan penyampaian zakat, infak, dan shadaqah dilakukan secara langsung dan tunai di masjid/mushala' maka diwajibkan untuk mencuci tangan memakai air dan sabun atau hand sanitizer secara rutin atau dilakukan dengan memperhatikan protokol kesehatan dan menghindari kerumunan massa,” jelasnya.

Sementara itu, Eri menambahkan untuk pelaksanaan salat fardu lima waktu, shalat tarawih dan witir, tadarus Al- Qur'an dan iktikaf dapat dilakukan dengan kehadiran jamaah tidak melebihi kapasitas masjid/mushala dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

“Pelaksanaan pengajian ceramah/tausiyah/Kultum Ramadhan dan kuliah Subuh dilakukan durasi waktu paling lama 15 menit,” kata Eri, Minggu (3/4/2022). 


 
Ia melanjutkan, pengurus masjid atau mushala wajib menunjuk petugas yang memastikan penerapan protokol kesehatan yang bertugas, seperti melakukan desinfektan secara teratur, menyediakan sarana cuci tangan di pintu masuk masjid/mushala.

“Sekaligus menghimbau jamaah agar menggunakan masker dengan benar, serta membawa sajadah atau mukena masing-masing,” jelasnya.

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD