sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Menag Ingin RI Jadi Pusat Studi Al-Quran Dunia, Tidak Hanya di Timur Tengah

Syariah editor Binti Mufarida
09/03/2026 08:08 WIB
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan komitmennya untuk menjadikan Indonesia sebagai salah satu pusat utama studi Al-Quran di tingkat global.
Menag Ingin RI Jadi Pusat Studi Al-Quran Dunia, Tidak Hanya di Timur Tengah. (Foto Istimewa)
Menag Ingin RI Jadi Pusat Studi Al-Quran Dunia, Tidak Hanya di Timur Tengah. (Foto Istimewa)

“Jadi, pusat studi Al-Quran bukan hanya ada di Timur Tengah, tapi juga ada di Indonesia," kata dia.

Menurut Menag, cahaya Al-Quran yang dipancarkan dari Indonesia harus memberikan sinar yang lebih terang bagi masa depan peradaban. Dia meyakini karakter pemahaman Al-Quran di Indonesia yang moderat dan harmonis merupakan aset penting yang dibutuhkan oleh dunia internasional saat ini.

Terkait keberlangsungan lembaga dan program kaderisasi mufasir, Menag optimistis persoalan pendanaan dan operasional dapat segera dicarikan solusi yang konkret. Dia menyebut dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, akan menjadi pilar utama dalam menjaga eksistensi program-program tersebut.

“Cahaya Al-Quran di Indonesia harus memancarkan sinar yang lebih terang untuk masa depan. Mumpung Pak Presiden masih bersama kita dan didukung oleh para tokoh-tokoh kita yang lain, saya kira persoalan pendanaan dan keberlanjutan itu insya Allah bisa diselesaikan,” ujar Menag.

Menag juga menekankan pentingnya peran kader mufasir dalam menyebarkan pesan-pesan harmoni di tengah masyarakat plural. Dia berharap para kader PSQ terus konsisten dalam membumikan nilai-nilai Al-Quran yang selaras dengan nilai kebangsaan dan persatuan di Indonesia.

(Dhera Arizona)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement